Kenyataannya? Adopsi AI, terutama semenjak generatif AI meledak dengan ChatGPT di tahun 2022, nyatanya
banyak menimbulkan derita pekerja. Tak jarang, kita malah harus menghabiskan lebih banyak waktu memoles dan mengkoreksi output ChatGPT / Claude / Gemini, dsb. Belum lagi, hasil polesan, koreksi, dan output kerja kita tersebut kemudian digunakan sebagai bahan
training data perusahaan-perusahaan raksasa seperti OpenAI, Anthropic, Google, dsb.
Kasus-kasus PHK akibat AI makin banyak terjadi, dengan berbagai siasat komunikasi untuk menghindari pengakuan dampak AI pada pekerja, apalagi kompensasi layak.