Form cover
Page 1 of 1

#IbuBergerak

Terima kasih sudah bersedia berbagi pengalamanmu soal hak nafkah anak.

Cerita yang kamu bagikan akan menjadi amunisi nyata untuk saya bawa saat audiensi dan diskusi publik bersama pemangku kebijakan. Kita ingin mendesak negara agar putusan nafkah tidak lagi cuma jadi kertas di atas meja, tapi benar-benar dijalankan.

DISCLAIMER: Ini bukan formulir aduan yang akan ditindaklanjuti secara perorangan, melainkan pengumpulan insight untuk kebutuhan advokasi lintas sektor dan riset akademik. Jika kamu butuh bantuan, kamu bisa cek pengada layanan terdekat dengan akses informasinya di website carilayanan.com.
Saya Poppy R. Dihardjo, pegiat isu perempuan, mahasiswa hukum STHI Jentera yang tengah menyusun skripsi dengan judul "Tanggung Jawab Negara dalam Pemenuhan Nafkah Anak Pasca-Perceraian di Indonesia: Analisis Komparatif Model Integrasi Data Surabaya dengan Kebijakan Nasional dengan Pendekatan Feminist Legal Method", orang tua tunggal, penyintas KDRT dan anak saya adalah satu dari sekian banyak anak yang mengalami penelantaran finansial oleh mantan suami saya sejak tahun 2015.


Jaminan Privasi:

Data pribadimu aman dan hanya digunakan untuk kebutuhan audiensi. Identitasmu tidak akan disebarluaskan di mana pun tanpa persetujuanmu. Jika ceritamu diangkat, akan disampaikan secara anonim.

Mari bersuara agar anak-anak kita mendapatkan hak yang seharusnya.


Tanggal pengisian form

Nama

Usia

Usia
A
B
C
D

Domisili (Contoh: Jakarta Selatan, DKI Jakarta)

Jumlah anak

Usia anak saat perceraian terjadi

Usia anak saat ini


Apakah nafkah anak sudah punya putusan pengadilan? (PA atau PN?)

Apakah nafkah anak sudah punya putusan pengadilan? (PA atau PN?)
A
B
C
D

Sudah berapa lama nafkah tidak dibayarkan?

Berapa kisaran nafkah anak per bulan yang ditetapkan pengadilan atau disepakati?

Berapa kisaran nafkah anak per bulan yang ditetapkan pengadilan atau disepakati?
A
B
C
D
E

Apakah pernah mengupayakan eksekusi lewat pengadilan?

Apakah pernah mengupayakan eksekusi lewat pengadilan?
A
B
C
D
E

Jelaskan sedikit alasan mengapanya (misalnya: tidak mau mengupayakan karena nggak mau ribut, dll)


Apa dampak paling berat yang dirasakan anak atau Ibu secara personal karena nafkah ini tidak berjalan?

Jika sistem diubah (seperti di Surabaya), apakah Ibu merasa itu akan membantu? Apa kekhawatiran Ibu?


Saya setuju data ini digunakan secara anonim untuk kebutuhan advokasi kebijakan

Saya setuju data ini digunakan secara anonim untuk kebutuhan advokasi kebijakan
A
B
C

Apakah Ibu bersedia dihubungi lebih lanjut jika ada perkembangan terkait gerakan atau diskusi publik ini?

Apakah Ibu bersedia dihubungi lebih lanjut jika ada perkembangan terkait gerakan atau diskusi publik ini?
A
B

Bagaimana kami bisa menghubungi Ibu? (Misalnya: WA 0811111111/ IG @hubungiaku/ e-mail: hubungiaku@aku.com)

https://storage.tally.so/4984d971-826b-4f73-b736-097e4e177854/Digital-Product-2-.png